SEJARAH PERKEMBANGAN KOMODITI KARET RAKYAT DI JAMBI (1997–2010): KRISIS MONETER, TRANSFORMASI, DAN RESPONS PEMERINTAH

  • Husnul Qotimah Mahasiswa UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
Keywords: Ekonomi perkebunan, krisis finansial Asia, revitalisasi pertanian, sejarah agraria, pembangunan pedesaan

Abstract

Studi ini menelusuri dinamika perkembangan karet rakyat di Provinsi Jambi dalam kurun waktu 1997 hingga 2010, dengan penekanan pada tiga aspek kritis: (1) dampak krisis moneter 1997-1998, (2) transformasi pasca-Reformasi, dan (3) respons stakeholders terhadap intervensi pemerintah. Dengan mengadopsi metode penelitian sejarah melalui pendekatan kualitatif - meliputi tahapan heuristik, verifikasi sumber, interpretasi kritis, dan rekonstruksi historiografis. Penelitian ini mengungkap beberapa temuan kunci. Di tengah gejolak krisis moneter, perkebunan karet terbukti menjadi penyangga ekonomi regional dengan peningkatan produksi dari 229.781 ton (1997) menjadi 232.345 ton (1998), meski diiringi penurunan kualitas akibat keterbatasan perawatan. Era pasca-Orde Baru diwarnai fenomena konversi lahan ke kelapa sawit, namun inisiatif peremajaan tahun 2006-2010 berhasil merevitalisasi komoditas karet.

Published
2025-10-05
How to Cite
Husnul Qotimah. (2025). SEJARAH PERKEMBANGAN KOMODITI KARET RAKYAT DI JAMBI (1997–2010): KRISIS MONETER, TRANSFORMASI, DAN RESPONS PEMERINTAH. JAMBE: Jurnal Sejarah Peradaban Islam, 6(2), 12-21. https://doi.org/10.30631/jambe.v6i2.164